Rabu, 10 Oktober 2012

Bordir Tasikmalaya Kehilangan Ciri Khas Bordiran Setelah Mewabahnya Mesin Bordir Komputer

Komite Pengembangan
Industri Kreatif Jawa Barat
, Januar P Ruswita
menyayangkan
menjamurnya industri bordir yang menggunakan
komputer. Meski dapat
memproduksi secara massal,
namun membuat produk khas
Tasikmalaya itu kehilangan
ekslusivitas. Kehilangan ekslusivitas itu
terlihat masih terbatasnya
karya-karya bordir para
perajin.

 Terlebih, motif-motif
yang dipasarkan hanya
mengikuti tren yang laku di pasaran.
"Sayang, bordir Tasikmalaya
Kehilangan Ekslusivitas.
Padahal jika bordir yang
dibuat secara manual dapat
menjaga kekhasan dibandingkan produk dari
daerah lain. Sementara untuk
pasar bordir manual sendiri
masih terbuka luas," kata
Januar P Ruswita di sela-sela
acara Kunjungan Kerja Kamar Dagang Industri (Kadin) .

Sisi pemasaran, kata dia,
menjadi kendala para perajin
bordir komputerisasi untuk mengembangkan usahanya.
Selama ini, penyerapan pasar
masih terfokus di  
Pasar Tanah Abang Jakarta.
Padahal, jika
masih bertahan pada produksi
manual, ekslusivitas tersebut dapat mendongkrak nilai jual.

"Mereka hanya terfokus di
Tanah Abang. Ada kesan
mereka kurang berani untuk
memasarkan produk
terutama di pameran-pameran karena menggunakan biaya
tinggi. Meski ada stimulan dari
pemerintah, mereka
cenderung enggan mengikuti
even seperti itu," kata Yepi,
sapaan akrab Januar. 

Menurut Yepi, semestinya
pameran dijadikan investasi
jangka panjang yang tak
ternilai. Sehingga kendala
pemasaran tak lagi menjadi
persoalan di kalangan perajin. "Pameran masih dianggap
sebagai beban operasional,
padahal even seperti itu
adalah investasi yang hasilnya
tidak langsung didapatkan
hari ini, " katanya.

Jadi intinya, dengan makin menjamurnya  
BORDIRAN  KOMPUTER DI KAWALU-TASIKMALAYA,
terasa ada nilai-nilai ke Khas-an
Bordiran Tasik, sungguh jauh berbeda ketika masa-masa Masih banyaknya
tangan-tangan terampil tukang BORDIR JUKI/MANUAL......






Hmmmmm,,, ya
namanya juga ZAMAN GLOBALISASI, Ya kan mas bro ?? mau ga mau ya mesti
ngikutin Trend Tekhnologi, biar ngga dikatain "Gaptek"... he he he

--
Wassallam Aa Vije