Selasa, 05 Maret 2013

Grosir-Grosir Pakaian Di Tanah Abang

Bicara tentang Fashion memang tak akan ada habisnya ,begitu pun perkembangan Grosir Pakaian Di Tanah Abang yang kian ramai dengan berjuta pilihan aneka ragam Busana-busana Terbaru maupun Lama. Layaknya sebuah barometer dalam konteks dan arus perdagangan, tak pernah sepi dari pertemuan dua Arus yang paling  berperan dan andil cukup besar dalam terciptanya Ekonomi Perdagangan ,antara produsen dan konsumen nya sendiri. 


Selintas Coba saja kita Feedback ke masa lalu, dari mana dan bagaimanakah Sejarah Tanah Abang ?


Sebelum menjadi Pasar Grosir Tanah Abang yang modern, nama Tanah Abang mulai disebut pada abad ke 17, yaitu pada waktu kota Batavia di serang oleh tentara mataram, tahun 1628 tentara mataram mengepung Batavia dari seluruh penjuru dan menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan, yang merupakan tanah terbukti dan di sekitarnya banyak di genangan rawa. Dari tanahnya merah atau Abang dalam bahasa Jawa, maka lahirlah nama Tanah Abang yang berarti Tanah Merah.

Wilayah Tanah Abang pada waktu itu merupakan daerah perkebunan teh,kacang, jahe, melati, sirih, dan lain-lain, yang sampai saat inidijadikan nama suatu pemukiman di Jakarta Pusat.Pada tanggal 30 Agustus 1735, seorang belanda yang kaya raya bernamaJustinus Vinck mendapat izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patram membangun pasar. Pasar Tanah Abang dan Pasar Senen (dulu bernama Weltervreden), dalam surat izin tersebut Pasar Weltervreden hari pasarnya adalah, hari sabtu . Pasar Senen khususnya menjual sayur-mayur dan pasar Tanah Abang menjual texstil serta klontong.

Pada 1740, setelah 5 tahun berdirinya pasarT anahAbang, pasar itu terbakar seiring dengan pembantaian orang-orang Cina. Pasar kembali dibangunpada 1881. Saat itu, hari pasar yang semula Sabtu ditambah menjadi Rabu sehingga buka dua kali seminggu. Perbaikan terus dilakukan. Pada 1926, bangunan pasar menjadi tiga los panjang dengan dinding bata dan beratap genteng.Di saat Gubernur Ali Sadikin, sekitar tahun 1972, pasar dibangun tiga lantai yang terdiri 4 blok dan ber-AC. Awal 1990 kembali diremajakan setelah terjadi kebakaran besar di pasar tersebut.

Tahun 2002, terdapat 7.546 buah tempat usaha dengan jumlah pedagang 4.648 orang. Menempati areal 82.386,5 meter persegi, bangunan Pasar Tanah Abang dibagi enam blokA-F.Tapi sekarang ini  lebih dikenal sebagai Pusat Grosir selain kain, juga pusat grosir pakaian wanita, pria anak, grosir busana muslim, grosir baju fashion import kebaya, grosir sprei, grosir tas wanita, grosir mukena dan masih banyak macam produk lagi.


Grosir-Grosir Pakaian Di Tanah Abang

grosir tanah abang 2013
Suasana Di Kompleks Pasar Tanah Abang


kunjungan ibu negara ke pasar tanah abang
Kunjungan Ibu Ny.Ani Bambang Yudhoyono


Grosir-Grosir Pakaian Di Tanah Abang
Produk Baju/Pakaian Di Tanah Abang


Grosir-Grosir Pakaian Di Tanah Abang
Konsumen Sedang Memilih Produk-Produk Di Pasar
Tanah Abang

Aneka Macam produk yang di jajakan di kompleks Grosir Pakaian Di Tanah Abang yang mayoritas berasal dari industri skala menengah ataupun industri rumahan, diantaranya yang berupa Produk Busana Muslim berasal dari Tasikmalaya ,seperti Jilbab ,Kerudung, Mukena ,bahkan ada juga Produk Import seperti Baju Korea dan lain sebagainya.
Lintas dan Serba-serbi tentang Informasi  baru saja anda simak bersama, semoga kita semuanya mendapatkan apa yang kita harapkan dalam dunia fashion indonesia di tahun 2013 ini, Sukses terus untuk para penjual dan para Produsen dari Produk-produk di Pasar Tanah Abang.